Wednesday, 27 February 2019

Kopi pahit adalah Kopi yang gagal


Jam 2 Siang  - satu jam sebelum coffee shop buka. budi sudah membersihkan mesin kopi di bar kesayangannya. sambil me-ngelap tuas dan pota filter esspresso. untuk mempersiapkan bukanya toko jam tiga petang.

klining bunyi lonceng pintu

tiba tiba iza datang

"kalo coffee shopnya blom buka aku boleh masuk ga sih?" iza sambil melongo manja di tengah pintu masuk.

"masuk ajah sih" budi tetap sibuk merapihkan bar nya

"aku ganggu gak?" iza senyum sambil menghampiri budi

"lu bakalan ganggu gua kalo lu buka cabang chattime di dalam sini." budi tidak menghiraukan

"yah bener kan!aku ganggu"

"kaga elah! lebay banget. duduk disitu dulu yah aku mau rapih rapih bentar persiapan buka" budi menaruh gelas dan mempersilahkan iza duduk.

iza melihat budi dengan penuh makna

"hemm bud?"

"iya beb "

"eh ganteng "

"et gausah nyindir!! apaan?" budi tetap fokus mempersiapkan teko listriknya

"kamu nyaman ga sih kerja disini?"

"kalo ga nyaman gua udah hengkang dari coffee shop ini"

"kenapa kopi begitu spesial buat kamu" suara iza tinggi begitu penasaran

"et dah bahasa lu kaya apaan tau. kaga ade yang spesial. semua kopi biasa ajah"

"bud.."

"hemmm" budi yang sedang sibuk merapihkan gelas gelas dan menyapu serbuk kopi yang berserakan

"buatin aku kopi yang enaaak banget tapi ga begitu pait"

"hemm emang ada yah kopi yang pait?" budi yang sedang rapih rapih berhenti sejenak langsung memandang iza meremehkan

"yah semua orang bilang kopi pahit." iza salting karna tidak begitu tau tentang kopi.

budi menatap iza dengan serius
"kopi yang pait adalah kopi yang gagal"
budi tersenyum ke iza sambil mengelap gelas gelas

"ya itu puisi puisi yang aku baca 'kopi adalah kepaiatan yang nikmat bla bla"

" iya kalo ga pernah ngerasain kopi yang pait barista ga tau cara buat kopi yang enak. hidup gagal itukan hidup yang pait ya gak?. kalo kita udah lewatin semua itu kita juga bisa buat hidup lebih enak"

"uuh sekarang sok filosofi"

"haha ga itu cuman bual-an ajah . nih budi bikin kopi yang ringan yah"

"yang ringan apaan tuh" iza sambil duduk depan bar . dan memandang seluruh alat alat kopi dihadapanya

"kapas"

"ih aku serius.." iza bete sambil melotot

"ada namanya manual brew kalo bahasa sederhananya kopi yang di filter, tapi aku pake cara v60 "

budi menyiapkan server kopi (red: teko khusu kopi) dan driper (red: seperti corong berbentuk gelas kerucut kebawah dan ada lubang kecil) lalu driper ditaruh diatas server kopi. selanjutnya budi mengeluarkan kertas filter v60 berbentuk kerucut dan menaruhnya tepat didalam driper kertas diratakan seperti bentuk driper. mulai memanaskan air sampai mendidih. lalu air tersebut di tuang ke driper yang sudah ditaruh kertas filterny. ketika kertas kerucut tersebut sudah basah semua. airnya  yang mengalir dari dripper ke server kopi itu, di buang .

"kok dibuang!" iza memandang budi bingung

"emang kamu mau minum kopi rasa kertas di belender?"
budi lanjut menggiling kopi di midle grind size.

"kenapa kopinya agak kasar" iza bingung melihat serbuk kopi berbeda dengan gilingan kopi biasa di warung2

"iya agar kopi yang kita minum nanti lebih berasa aroma dan rasa kopinya tanpa harus meninggalkan rasa pahit. kalau barista yg jago bilang lebih light dan kadar air lebih banyak juga. kalo serbuknya begitu alus nanti rasanya pait. karna kandungan kopi yang keseduh lebih tebel ya pokoknya kalo halus nanti jadi kaya minum serbuk kopi."

budi menunggu suhu air hingga 91°c

"hih lama banget sih bikin kopinya say." iza melihat budi cemberut dan bingung

"buat suatu yang spesial ga bisa terburu buru sayang. kalo drajat air begitu panas rasanya jadi pait . nah itu kopi yang gagal. kalo suhunya rendah kopinya ga berasa karna kopi tidak terseduh dengan baik. nih udah pas drajatnya "

budi mulai menuangkan airnya kedalam alat driper yang terisi kopi yang sudah digiling. memutar dengan hati hati  dan menunggu 30 detik lagi

"tuh kan lama lagi"

"ih sabar sayang liat deh kopinya kaya nafas nah ini adalah proses blumming pembuangan karbondioksida dalam biji. kopi kalo proses blummingnya kaya gini berarti kopinya masih seger"

"kamu seperhatian itu yah sama kopi. bener kan kamu mandang kopi lebih spesial dibandingan apa yang aku pikirin" iza melihat mata budi sinis

"kamu mau debat apa mau minum kopi yang enak?"
budi juga memandang iza serius

"hihi I love you beby" iza pun tersenyum manis mengangguk, sabar menunggu.

selesai sudah pembuatan manual brew v60

"silahkan nona cantik. v60 kopi arabika spesial dari kaki gunung flores"

iza pun cemberut
"kamu hidangin kopi emang selalu kaya gitu yah kecewe lain"

"haha engga kok biasanya kalo di coffee shop disini aku buat, trus minumanya ku kasih temen ku nah baru dia yang nganterin"

"tapi aku ga cemburu kok" iza sambil senyum palsu

"gua pun ga mikir lu cemburu kok hehe cobain pasti ada rasa jeruknya"

srrrrllup "iza mencicipi

"ih iya ga sepahit apa yang aku pikirin loh. bener ada rasa jeruknya"

"enak gak?"

"he em enak"

tanpa basa basi budi membuat esspresso dengan segala kemampuanya dia membuat cepat dan tanggap.

"nih" budi memberikan segelas kopi esspreso kecil namun terlihat hitam pekat dengan krema tebal diatasnya.

"eh apa itu kopi kentel banget mana itemnya kaya kamu" iza menahan tawanya

"hah? gimna gimna?" budi menggenggam tangsn iza gemes

"iya maksud ku knapa kamu kasih aku ini. ini pait banget pasti"

"kopi yang pait adalah kopi yang gagal. buat apa gua kasih kopi yang gagal buat perempuan yang spesial"

"hiiih gombal terus. klo pait awas lu yah!!"

"iya"

"hemmmmmmmm" iza mencoba lalu mengecut kan mukanya
"asiin banget asem juga "

"kalo kamu udah suka esspresso kamu bakalan suka semua kopi nya. "

"iya v60 jadi kaya air putih ga ada rasanya. tapi bener loh ku fikir esspresso pait"

"ga ada kopi yang pait yang ada areng yang diseduh "

"udah ah ngomongin kopinya aku punya cerita seru loh.........."

"apa apa tuh"
budi pun mendengarkan cerita baru iza dan tak berhenti menggenggam tangan iza.


Wednesday, 20 February 2019

Sayang Itu Ada

secangkir kopi sore ini.
begitu pekat dan masam untuk diminum berdua bersamamu.

"lihat deh orang itu enakyah punya uang banyak bli gadget mahal mobil ya bagus" kata iza sambil mencekik secangkir kopi buatan budi.

"hemm kayaknya gua punya lebih dari itu"
budi sambil memandang manis tepat ke mata iza

"kamu punya apa hemm. seorang barista dan musisi yang sudah tak lagi tenar"
iza cemberut dan buang muka

"punya kamu!"
budi pun tersenyum ke iza sambil menadah dagunya

"hih gombal kopinya jadi tambah pait"
iza pun menyenggol tangan budi hingga budi kehilangan keseimbangan

"do you wanna hear a song?"
budi mencekik leher gitar yang sedari tadi berdiri disampingnya dan mulai memangku gitar hitam kesayangannya.

"I always love every songs from your mouth"
sambil menyeruput kopi buatan budi iza menyimak manja

"ini judulnya 'iza lubis' "

"dih kok nama aku. pasti gombal euihk!"

"dengerin dulu baru komentar" budi sambil memutar tuas atas menentukan getaran senar yang pas sampai gitar itu pun nyetem

jrreng jeng jreng

hemm hemm
biar waktu berhenti tidak bisa berhentikan sikap ku untuk mu. .

rembulan dan matahari bersinar berkala
prasaan ku menyala slamanya

neraka dan surga menjanjikan manusia berbuat baik jangan berbuat dosa.
tapi ku percaya dosa besar bila meninggalkan mu saat ini

wanita tercantik bukan lah orang yang menang dalam putri kecantikan.
tapi wanita itu ialah orang yang senantiasa ada saat saya jatuh dan tenang

keadaan mu, prasaan hati mu, masalah mu hadirkan di hubungan ini, biar aku bantu rangku, sampai tidak ada rasa terpukul.

hidup memang berat dan kuharap beban itu ditopang berdua oleh pasangan. dan kuharap pada tuhan yang meringankan beban ku adalah kamu.

jreeeng

"ih apa dah nadanya brantakan. gombal semua itu ih najis gua mah pantes kamu ga laku lagi di musik"
iza sambil menahan senyum senang dan marah karna nadanya brantakan

"nada ga penting yang penting kamu. kamu dan kamu haha makasih yah
selalu stay saat aku susah dan senang"

"hemm I hope thats word always told for me. and you always promes to stay"

"you no need to ask that. I will do it. ,It's not for you it's for us! yaudah kopinya abisin"

"udah abis kok dari tadi, mau nambah doong"

"dih beli sendiri!! yaudah lu main hp dulu sanah gua ngelayanin orang dulu"

"janji yah stay"

"wo ilah siap nyonya "

selesai.

Friday, 15 February 2019

15 Februari ku

Huh akhirnya pulang juga dari rutinitas hari ini tgl 15 februari 2019. whet knapa tanggal ini dicantumin ? ya hari ini aga spesial buat gua. karna gua abis tampil stand up dihadapan penonton pesbuker. sebelum gua brangkat ke Studio ANTV gua nguli dulu sama bokap gua. naro lakban kertas di bagian kaca jendela masjid daerah rumah om. biar saat gua tinggal, bokap gua bisa nge cat secara leluasa yoi gak tuh gua. selepas itu gua pulang baca komik onepiece, bodoh banget yah gua, padahal jam tiga sore mau perform tapi materi blom ada dan masi leha leha. tapi gua gitu, kalo buat materi harus tenang tempat yang tentram. sampe mengumpulkan mood dan menenang kan hati baru gua mulai brangkat ke studio ANTV.

Pulang dari studio ANTV gua naik gojek trus naik kereta yah. soalnya kalo naik motor waduh bisa ke-semen badan gua sama kehidupan jakarta. macet yang jahat bisa buat orang mood nya turun naikin emosi bahkan pengen banget maki maki gubernur dan pemerintah padahal mereka ga salah sepenuhnya kitanya ajah yang tidak memperdayakan angkutan umum. gua cape ngeluh mulu yaudah gua menentukan pulang pergi dengan gojiek nan kereta. pulang magrib naik kereta seru banget loh, ruamenya bukan maen gua ajah nulis blog ini sambil berdiri tanpa pegangan keren kan. tapi gua mah woles berdiri aga lama toh kreta ber AC jadi ga panas. dan ga dikelaksonin sama orang dibelakang. jujur gua bingung sih setiap gua naik komuter line rame. pasti ada orang yang bengong lama banget. et dah buat sesuatu kek apa kek main hp. kasian gua sama orang yang tidak productife. iya mereka tuh bengong sambil liat kaca luar berharap cepet pulang, kaki pegel karna berdiri terus untung gua stand up comedian berdiri adalah hal yang asik buat gua magrib dengan kreta seru bisa ngeliat muka cape liat muka bete. liat muka penuh harap yang lucunya ada mas mas pura pura tidur duduk dibangku prioritas padahal gua liat ada ibu ibu paruh baya berdiri disampingnya. kalo kalian ketemu sama orang tersebut coba injek palanya klo dia masih ga bangun. kita husnudzon saja mungkin mas tsb sudah mati.

sebelum brangkat gua bawa uang 50.000 saat gua brangkat gua mikir "ah cukup ini buat ke antv" pas gua brangkat wo iyah. kreta 3000 + gojek dari rumah ke stasiun dari stasiun ke Studio ANTV 30.000 WAK WAW. gua baru inget duit gua ga sebanyak dulu. entah mungkin inimanusia punya indra ke enam. saat gua mikir kalo gua ga bisa pulang dengan uang segitu. gua langsung hubungi harta karun gua (temen yg ngutang sama gua) . dan uang pun ter transfer rapih 50+50 dari kedua temen gua cmihiw trimakasih teman untung kalian tidak begitu miskin dan  lupa akan persahabatan kita. sampai Di tempat tujuan ternyata gua datang terlalu pagi. gua fikir ngumpulnya persis seperti panitia bicarakan sebelumnya.
dimohon semua talent datang jam 2 tepat dan mohon tidak ngaret. gua dateng jam setengah dua, kenapa gua datang secepat itu ? karna gua blom matengin materi muhehehe. perjalanan menggunakan transportasi umum menurit gua adalah waktu berlian mencari ide mau itu premis maupun jokes stand up. karna kita memperhatikan orang lain bisa kosongin pikiran dan bisa ketiduran nah gerr. iya dan tempat yang santay adalah tempat yang tepat buat memperhalus materi yang brantakan dan alasan gua datang sebelum tepat waktu  karna gua mau memberikan kesan baik terhadap new partner. ya gimana yah gua baru banget sekali nampil di ANTV Jadi harus cari muka halus. saat ketemu sama para artid gua juga ga sapa som asik hanya senyum dan menunduk karna gua sadar gua bukan siapa siapa gua hanya stand up comedian. jangan sampe fame yang gua dapet dari SUCI7 gua angkat angkat itu menjijikan dan tidak berguna karna gua tidak juara dan tidyak terkenal, Iam still trash

duduk sampai jam tiga mulai berdatangan tukang make up, hair staylis dan para crew lainya. jam 3 lewat baru dateng kaka cantik ayu ting ting, bang ganteng rafiahmad dan yang lainya yang ga gua sebut satu persatu karna gua tidak kenal. dan mau mulai baru dateng bang ruben onsu dan mas eko patrio. jujur saat itu gua grogi parah bahkan gugup ga henti henti sebelum stand up. karna gua selalu diceritain temen gua kalo penonton pesbuker suka hackling tidak pada tempatnya. ada satu crew dateng ke gua mungkin asisten producer soalnya nyuruh crew yang lain juga atau gimna gua ga sempet nanya nama dan nanya ini itu, takut dibilang sok asik sebut saja abang abang bertopi merah. dia bilang kek gini kegua

"wih jupri gokil yang pernah tidur sama bang panji"
"aduh bang itu mah cuman gimik"
"tapi lu natural banget"
"gimana ga natural jarang ngobrol sama bang pandji empat mata, jarang ngobrol sama kak gamila pasti canggung nya ga bisa dibuat buat dong"
"iya jup, eh lu tampil disini selow selow ajah yah. kalo ga kena santai ajah yang penting lu jangan goyah dan nurun"
"siap bang"
"anak suci cuman baru rigen dany sama elu, nah rigen bisa bales bales heacklingan. kalo si dani aga goyang tuh dia"
"insyaAllah gua bisa tidak goyah"
"nah mantep"

abang abang bertopi merah pun meninggalkan gua bahunya hilang menuju ruangan sana. ga lama ada producer acara pesbuker menghampiri gua dan screening materi gua. karna pesbuker acaranya life. gua ga boleh asal jeplak kaya di acara stand up lainya makanya materi gua di check sama producernya Alhamdulillah ga ada yang di take out ada tambahan jokes dari crew lain tapi gua blom sempet bawain karna materi yang blum gua siapin di set pasti gua lupa otomatis pas di panggung ga tau kenapa. walaupun lucu binggo. pesanya dari producer  adalah

"mas jupri banyak stand up comedian yang susah dapet ketawa disini karna dia ngomongin hal pribadinya. kalo mau main aman rosting rosting bintangnya ajah kaya ayu ting ing dan lain lain."
"iya mas "
"yasudah jangan grogi yah pasti ada heackling heackling"

lalu crew cewe sebelah gua yang sedari tadi nambahin materi gua tapi gua ga sempet hapal, bilang ke gua

"iya mas kami manggil mas jupri karna stand up comedian lainya nolak soal acara stand up yang banyak heacklingnya"
"mudah mudahan saya bisa ngatasinya ya mba"
"amin amin ayo siap siap jupri abis ini nampil loh"

yah tgl 15 februari is the best thing soalnya ini job on air dan job stand up gua pada tahun 2019 mancay kan. dan juga job ini pertama kali acara live, pertama kali tampil di ANTV pertama kali joget bareng cast pesbuker. hal yang lucu dari moment ini adalah gua di undang pesbuker pada jam 11:30 pm (setengah dua belas malam) sebelum hari h. gila yeh, setengah jem lagi. gua diundang pas hari h. untung gua masih melek coba gua udah tidur bukan gua lagi talentnnya. alhamdulillah hari ini lancar banget dari budget mereka nanya ke gua

"mas jupri budgetnya berapa?"
"biasanya berapa samain ajah?"
"500ribu yah."
"astagfirullah kecil amat tv"
"iya mas jupri berapa. "
"saya samain sama tv lain yah xxxxx"
"ga bisa kurang?"
"yah kan pesbuker retingnya tinggi banget
masa kalah sama tv lain budgetnya"

dan iya mengiyakan hehe.
malam itu juga gua wa temen gua, dandi. agar gantiin gua saat hari jumat. karna jadwal gua nge barista hari rabu kamis jumat minggu. dan Alhamdulillah dia respon cepet mau mengantikan gua menjaga irhos. mantep doong.

ketika gua mau stand up gua punya opener. atau penampil sebelum gua yang pertama kak saskia gotik, trus bang rafi ahmad baru deh gua mantep banget nih kalo jadi show muhehehe. saat mereka stand up whuu mereka kaya raja dan eatu daribuker semua mata tertuju pada penampil. apalagi bang rafi ahmad lucu banget mungkin karna dia selalu nongkrong sama komik lain kali yah. saat gua hemm mual gua kambuh. jantung deg degan. sentuhan tangan ke mic ajah aga gemeter "bismilahhirahmanirrahim" kata kata itu terucap dari dalam hati gua.
dan gua mulai stand up gua

ASLAMUALAIKUM CINTAAAAA! PESBUKER MANA SUARANYAAAAAA..

karena acara mendadak banget gua pake materi andalan gua dipembuka (materi lama yang mungkin kalian pernah denger) jokes demi jokes mengenai tepat sasaran. ada yang heackling gua bales ga gua cuwekin. zaskia gotik heackling bla bla sayang itumah ... gua bales apasih kak zaskia sayang sura kamu ga bgitu kedengeran. gua mulai ngatain bang sapri. dan wow responya asik. emang bang sapri keset terbaik hehe. dan diakhir penampilan gua ngerosting kak ayu ting ting dan sangat amat kemakan sama penonton disana. bang rafi heackling gua bales dih bang rafi ketawanya biasa ajah ketawa tapi sambil natap kak ayu dengan penuh kasih sayang. semua heackling gua bales tanpa terkecuali. sampe penonton gua lawan. sampe semua diam. dan trakhir gua pake impersonet kak ayu dan gua closing. tepuk tangan menyiram seluruh studio pesbuker.
abang abang bertopi merah langsung peluk gua.
"wah ternyata lu bisa mantep mantrp makasih yah"
"alhamdulillah bang hehe"
bang rafi nyamperin gua dan nepuk pundak gua
"mantep mantep"
kak melani
"aduh jupri gua suka banget pas lu stand up gua ngakak parah suksesyah kedepanya"
"amin amin kak melani juga yah"
dan trakhir jalan lewat lorong persis depan gua ada mas eko. dia pertama ngobrol sama asistenya trus dia liat gua dan dia berhenti sejenak. ternyata mau salaman sama gua
"bagus tadi penampilan kamu pertahan kan"

kadang semua ekspektasi penting. awalnya semua khawatir gua ga bisa menghendel semua heackling. dari awal gua nunduk dan bersikap berbeda. gua yang diatas pangung sangat nyentrik bergaya asik buat orang kaget kali haha. dibawah panggung gua lebih banyak nunduk nulis materi. penuh santun  mungkin yang lain mikir gua bakalan grogi. tapi alhamdulillah  I did

thanks 15 februari.


Thursday, 7 February 2019

KPR RUMAH

hal yang paling menyebalkan dalam hidup gua adalah mengantri, menunggu dan beristirahat. menahan kegiatan dan menunda. yap saat ini gua sedang duduk di Bank BCA bang yang sangat baik untuk berbisnis karna EDC nya ada dimana mana. tapi gua sedang duduk hingga ga sadar kalo gua udah mulai nulis blog lagi. lama banget antrianya. lebih tepatnya gua mengantri didepan costumer service BCA pamulang. hah biasa kalo sedang menjaga cafe earhouse gua ga bisa nunggu antrean seperti ini soalnya jam dua siang harus stay disana untuk persiapan opening cafe.

hari ini gua pengen buat rekening koran. aktifitas keuangan yang ada direkening BCA gua wow. keren gak. gak yak hahaha. iya rekening koran tuh buat persyaratan KPR rumah. gini gini gua mau beli rumah loh haha. jujur gua ga tau apa yang harus gua ceritakan saat ini tapi gua mau curhat ajah. gua ngerasa hidup dapet sedikit tekanan akhir kahir ini. nyokap ngutang sejuta ke warung. listrik dan wifi juga biasa gua yang bayar sekarang ga ada yang bayar apes bet dah.  tapi alhamdulillah gua masih bisa malakin bokap dan abang gua hahaha. tekanan sedikit kendur. lalu tekanan kedua ditambah lagi saat gua sadar semua bank menolak kpr gua bhusyet..

iya buat temen temen kalo mau kpr rumah percaya sama gua. lu harus jadi pegawai tetap dan gajianya harus di transfer. ga boleh cash. soalnya gua dibayar cash jadi anyep dah. lagi diusahain sama temen gua untuk surat takbahan yang akan memungkinkan membantu sebagai persyaratan KPR. bangshat dah gua nulis apa sih acak acakan banget. maap maap intinya begitu dah. kalo mang ga mau ribet temen temen beli rumah cash ajah. hahaha kalo ada uangnya. kalo ga ada menggembel lah.

banyak yang nanya kenapa beli rumah. kan orang tua udah punya rumah ga ngontrak. hey man... gua pengen banget jauh dari rumah stress lama lama stay dirumah. apalagi dapet sikap bokap yang keras dan ga boleh membantah apa yang dia omongin.  nyokap yang juga egois. melakukan hal semaunya dan akhirnya merugikan keluarga. ga ada uang bukanya ngomong malah ngutang. dan warung yang biasa di utangin nyokap. gua bilang tahan jangan sampe sejuta. haha gila yah. malah tambah jadi. percaya atau engga warung tersebut juga mahal jauh banget harganya kaya diwarung lain.

sumpah dah saat ini gua mau curhat ajah ga papa kan. yang jelas bila gua ga cerita tentang pacar gua. bukan berarti gua sudah tidak ada ikatan tapi hubungan kita jauh lebih manis dari yang dulu  ah udah ah yang penting gua ngeblog.

Wednesday, 23 January 2019

Iam working in Earhouse

 hallow boy and sister sudah dua minggu gua gak nulis gua rasa ga ada yang peduli juga dengan tulisan ini karena tulisan saya ga begitu penting untuk khalayak ramai jiyaaah. postingan terakhir ajah cuman dibaca 18 orang, sedih yak? hehe demi rutinitas yang memumpuni gua mulai mencoba nulis lagi di tengah keramaian orang. disela-sela kerja gua mencoba untuk berdamai membangun imaginasi agar menciptakan cerita-cerita yang bisa memberikan kesan yang baik untuk pembaca hehe. hemm gua akui awal tahun tuh adalah waktu yang rumit untuk gua ngebangun ekonomi disaku. job sulit karna banyak dari acara sedang mengumpulkan uang diawal tahun. nah biasanya diakhir tahun beberapa perusahaan dan Sekolah sekolah sedang foya foya menyambut tahun yang baru. ya siklusnya gitu terus ga pernah berhenti. walaupun pada awal tahun ada job stand up, pasti yang dipilih yang tenar dulu gua komik yang tidak begitu terkenal pasti menjadi pilihan sekian dan sekian.

makanya gua selalu menentukan kegiatan diawal tahun dengan kegiatan kegiatan selain berstand up ria. kaya tahun kemaren gua buka "warkop dong" walaupun tidak berjalan mulus dan tidak sesuai ekspektasi gua. gua lepas gitu ajah ketemen. dan lagi pula saat itu gua sedang sibuk sibuknya menjadi mentor suca nemenin bang david di indosiar. ada kesibukan lain rutinitas yang tidak diprioritaskan di lepas begitu saja. jahat sekali!!. tapi ya itulah siklus gua selalu haus untuk mencoba hal baru. tahun 2018 adalah tahun keemasan buat gua. job penuh uang mengalir indah ke samudra. sampe gua bisa beli ini itu dan dp rumah. lumayanlah pokoknya buat gua. dan saat tahun baru ini gua baru mikir lagi gua sudah tak sebeken dulu. tidak setenar 2017 tidak sejaya 2018 maka dari itu gua harus mencoba hal baru lagi tanpa harus meninggalkan stand up yang sudah membawa gua ketitik ini. I love stand up comedy.

mencari pekerjaan pun dimulai. gua liat ada pamplet EARHOUSE membutuhkan barista jujur gua udah dp rumah dan berfikir bakalan gua buat warung kopi dan gua mau bawa warkopdong' kesana tapi dengan nuansa 'coffee shop. pekerjaan inilah gua pilih. gua lempar CV full english biar kliatan keren walau gua tau, pasti gua diterima karna udah deket sama ownernya "kak endah dan Mas rhesa" bang kopai (manager earhouse) mikir " si jupri ngapain dah daftar disini, padahal udah diajak bang pandji jadi opener bla bla bla". gua denger berita itu dari sahabat gua yang sering nongkrong di pasar kita juga. langsung senyum sendiri. okeh lanjut dah iya kenapa gua milih jadi barista earhouse bukan barista di coffee shop yang lain, gara gara gua butuh ilmu musik, mc musik, dan check sound. itu ilmu yang ga ada sekolahnya ga ada tempat kursusnya harus terjun langsung well I can grab them here!

ada cerita menarik gua memilih pekerjaan ini guys. sebelum gua trining bikin kopi di earhouse . gua dipanggil 'Mari group' bos gua dari Gen fm ngajak gua interview untuk kerja di kantor tersebut. menara imperium lantai 19 wow udah kebayang dong kalo gua kerja disini bakalan jadi apa? abang abang ngantor coy. tetangga nanya mau kemana jup. ini mau ngantor dulu. pemikiran seketika berubah ingin rasanya jadi karyawan. mungkin interview ini sangat amat mendadak tapi gua tetep dateng untuk menjawab semua pertanyaan pak bos, sapa tau ada hal yang menarik hati gua untuk. yang tadiny ingin menyibukan diri untuk berkarya malah jadi mau bekerja ajah menghilangkan idealis demi uang dan uang. sore itu gua di interview dilantai 19
"jup jadi kami butuh producer konten untuk suatu aplikasi, sebelum lu menerima pekerjaan ini lu harus tau! lu pure berkerja udah bukan lagi sebagai talent tapi orang dibelakang layar yang berarti you work as employer - karyawan jup. kerja dari senin sampai jum'at"
"kalo jupri ada job stand up gimana"
"ya lu ga boleh ambil job hari senin sampai jum'at"
"hemm nanti jupri pikirin lagi ya bang"
"jup pikir mateng mateng. kalo lu disini lu jelas ada gaji tetap yang kedua lu bisa dapet asuransi ketenaga kerjaan man kalo istrilu lahiran lu gaharus ngeluarin biaya jup. banyak keuntungan ketika lu kerja disini. tapi lu harus fokus pada konten yang akan tayang. dan semua yang lubuat itu atas nama perusahaan jadi tanggung jawabnya lebih besar lagi jup"

pulang dari interview gua mulai mrenung disamping gua butuh uang, disamping itu juga gua mau belajar banyak di earhouse. sampe dijalan gua masih kepikiran pekerjaan apa yang bakalan gua ambil. I need money god. gua pulang langsung curhat ke bokap gua. dan apa yang bokap gua katakan? 

"aku sih lebih milih kamu di cafe itu pri ketimbang ngantor kamu harus nga isin waktu disitu monoton "
"trus apa lagi yah"
"iya pasti ada chanel juga di cafe itu. malah bagusan kerja disitu. mumpung masih muda pri perlu banyak belajar. butuh banyak batu untuk loncat, kalo kerja disatu tempat nanti kamunya bosen"
"kamu masih begitu muda untuk melakukan hal yang sama dengan waktu yang lama. mumpung masih mudah alangkah baiknya melakukan hal hal yang baru buat bekel tua nanti"

ga banyak nanya lagi gua langsung simpulin bahwa ayah ngarep gua kaya dia. walaupun ga punya banyak uang tapi bisa melakukan banyak hal. hehe kalo kalian blom tau bokap gua, gua kasih tau bliau tuh semua dijabanin mulai dari masang tembok, masang saluran air, masang pintu, plafon, listrik seperti kuli bangunan yang multi talent. banyak yang menyampingkan pekerjaan ini tapi gua bersyukur gua punya ayah yang bisa segalanya tentang rumah. jadi mau keadaan sesulit apapun gua tinggal dirumah dengan penuh ketenangan. tidak bocor dan tidak ada hal hal yang membahayakan kluarga. contoh ajah lemari gantung yang menewaskan ibu rumah tangga. betapa cerobohnya suaminya udah dibilang dua minggu yang lalu kalo lemari mau jatoh dan apa yang dilakukan suaminya "iya nanti" coba kalo suaminya adalah gua atau ayah hehe pasti langsung cabut. masangnya nanti asal ga ngebahayain. 


ohiya balik lagi atas kebimbangan yang gua terima saat itu. memilih menjadi karyawan atau meniadi barista yang bebas melakukan banyak hal. gua langsung ketemu pacar gua. cerita semuanya dan jawabanya aga seger sih. "gua sih prefer ngikutin kata bokap lu, uang bisa dicari dimana mana tapi ilmu dan ikatan sulit untuk ditemukan" lalu kita bahas persoalan yang lain tentang hubungan gua dengan dia yang jauh lebih manis dari cerita uang hidup dan pekerjaan. pulang dari pertemuan itu gua langsung siapkan mental.


gua yakin banyak dari temen gua yang berfikir "ya ampun jupri rendah banget sampe nyari duit jadi barista" itu sudah gua tanggung dan gua pikir matang matang. dan gua juga takut bos gen fm yang gua hormati malah benci gua karna gua menghilangkan kesempatan emas gua untuk bekerja sebagai tangan kanannya di konten aplikasi di prusahaanya. tak berpanjang kalam. gua langsung hubungi bos gua dan bilang 
" maaf banget ya mas tomas jupri ga ngambil pekerjaan yang mas tawarkan. jujur jupri makasih banget udah ditawarin kerja tapi jupri blum mampu mengambil pekerjaan itu"
"ga papa jup hidup pilihan. tapi lu masih tetep mau kan jadi talent kalo kita ada acara"
"pasti dong kapan pun bang tomas butuh jupri datang kok" 


sebetulnya gua ga pandai untuk bercerita lewat tulisan. tapi gua seneng pilihan gua ga salah. gua kerja di earhous banyak ilmu yang gua dapet mualai dari MC musik karna sering liat mba endah nge prisen musisi. apik dan keren. trus belajar motret banyak anak potografer yang handal disini. percayalah gua mungkin akan bertahan lama disini. karna gua ga mau keluar sebelum gua dapet apa yang gua mau zehahaha. oke segitu ajah dari gua. kurang levihnya gua mohon maaf.